Kamis, 24 Desember 2015

Performative Writing Theory



      Teori ini merupakan sebuah metode penelitian komunikasi yang mana bentuk-bentuk aturan kepenulisannya lebih mengarah kepada akademis. Namun, penulis memiliki hak dalam mengusulkan/beragumen dalam tulisan tersebut. Tulisan tersebut nantinya akan mencerminkan pemikiran penulis.
   
 Ada beberapa kharakteristik dari Performative Writing Theory, diantaranya:
-          
       Crafted : Performative Writing memberikan perhatian khusus pada pembuatan tulisan. Walaupun setiap bentuk penulisan memiliki gaya tertentu, namun Performative Writing menganggap penerapan bahasa menjadi pusat perhatian.
-          
        Constitutive : Performative Writing berusaha untuk membangkitkan, membawa ke dalam pikiran dan menghasilkan (bukan hanya melaporkan) pengetahuan pada benak pembaca.
-           
         Empathic : Performative Writing berusaha untuk menarik emosi pembaca ke dalam argumen tulisan.
-          
         Citational : Dapat berupa sindiran, penulisan terdiri melalui fungsi kutipan atau penggunaan pengulangan dan simulasi peragaan.
-          
          Playful : Gaya penulisan yang menyenangkan dan begitu juga pada subjeknya.